Showing posts with label Windows 7. Show all posts
Showing posts with label Windows 7. Show all posts

Cara Recovery Windows Original Toshiba


TAKTIKTOP.com - Beberapa produsen laptop menanamkan sistem operasi original ke dalam hardisk laptop mereka. Recovery sistem operasi original yang ditanam pada hardisk tersebut dapat dicadangkan dalam bentuk dvd maupun flashdisk.

Laptop yang sudah disertai dengan sistem operasi original ini memang tidak ada dvd recovery dalam paket pembeliannya, karena memang user sendiri yang melakukan atau membuat recovery sistem original itu sendiri, untuk cara membuat recovery bisa dibaca pada link dibawah ini:
Laptop dengan sistem operasi original bawaan mempunyai lebih banyak keunggulan dari pada sistem operasi original yang dibeli dan diinstall secara terpisah. Antara lain adalah sistem operasi bawaan pasti sudah termasuk driver laptop dan beberapa aplikasi yang berguna.

Jadi ketika melakukan recovery sistem operasi original pada laptop, driver sudah ikut terinstall juga sehingga ketika proses recovery selesai laptop langsung dapat siap digunakan, tidak perlu melakukan instalasi driver hardware lagi, paling cuman butuh menambahkan beberapa aplikasi yang dibutuhkan.

Cara recovery ini dapat digunakan baik yang bawaannya Windows 7 dan 8, hanya untuk Windows 7 tampilannya sedikit berbeda tapi intinya tetap sama saja. Untuk cara recovery sistem operasi original pada laptop Toshiba adalah sebagai berikut:

Pilih Booting Dari Media Recovery
Ketika laptop baru dinyalakan tekan tombol F12 sehingga sistem akan masuk pada Boot menu. Kemudian masukkan dvd recovery dan pilih sistem akan melakukan proses booting dari mana. Karena pada contoh ini menggunakan dvd eksternal maka akan dipilih USB. Jika menggunakan dvd  internal laptop pilih Odd.

Booting Media Recovery
Setelah memilih booting dari media yang digunakan untuk recovery, maka sistem akan memulai proses recovery dengan tampilan seperti diatas. Ketika muncuk tampilan seperti diatas pilih TOSHIBA Recovery Wizard kemudian klik tombol Next.

Peringatan Sebelum Recovery
Kemudian muncul peringatan seperti pada gambar diatas. Sesuai dengan isi peringatan tersebut, proses recovery akan menghapus seluruh data dan peringatan untuk menghubungkan laptop ke kabel charger, proses recovery akan berlangsung lumayan lama jadi sambungkan laptop sambil dicharge.

Recovery Factory Default Software
Media recovery bukan hanya dapat digunakan untuk recovery sistem original saja, tapi juga dapat digunakan untuk menghapus seluruh isi hardisk seperti pada pilihkan kedua pada gambar diatas, yaitu Erase the Hardisk.

Dalam proses ini karena pembahasannya adalah untuk recovery sistem operasi original, maka yang dipilih adalah pilihan yang berada diatas, yaitu Recovery of factory default software. Setelah memilih opsi tersebut klik tombol Next.

Peringatan Terakhir
Selanjutnya muncul tampilan seperti pada gambar diatas, yaitu tampilan peringatan terakhir sebelum proses recovery dimulai. Jika masih ada data yang perlu dibackup atau charger belum disambung maka sebaiknya lakukan sekarang. Jika semua sudah aman klik tombol Next.

Proses Recovery Berjalan
Setelah melakukan konfirmasi dengan mengeklik tombol Next pada peringatan terakhir, maka proses recovery langsung berjalan. Yang perlu dilakukan adalah duduk manis dan menunggu saja.

Insert Next Disc
Ketika sistem sudah selesai memroses keping dvd recovery pertama, maka sistem akan otomatis mengeluarkan dvd yang sudah selesai tersebut, selanjutnya tinggal memasukkan keping dvd recovery kedua kemudian klik tombol OK.

Proses Penyalinan File Recovery Selesai
Setelah sistem selesai menyalin seluruh file yang dibutuhkan dari dvd recovery hingga keping terakhir maka akan muncul tampilan seperti pada gambar diatas. Selanjutnya klik tombol Finish selanjutnya sistem akan restart secara otomatis dan dvd recovery sudah tidak dibutuhkan lagi.

License Agreement
Setelah sistem restart tunggu beberapa saat maka akan muncul tampilan seperti pada gambar diatas, yaitu form persetujuan perijinan penggunaan dari Toshiba. Berikan tanda centang pada yang ditandai panah merah kemudian pilih Accept.

Dari sini hingga akhir proses adalah tahap finishing recovery, yang tujuan utamanya adalah melengkapi identitas penggunaan Windows. Intinya proses recovery sudah selesai tinggal melakukan finishing saja.

Mengisi Nama Komputer
Pada kolom yang dikotak merah, isikan nama komputer, bisa diisi apa saja yang diinginkan. Bisa juga mengatur warna tema pada deretan warna yang ada diatas kolom pengisian nama tersebut. Setelah fix klik pada tombol Next.

Opsi Untuk Tersambung ke Internet
Tampilan selanjutnya yang muncul adalah seperti pada gambar diatas, yaitu opsi untuk tersambung ke internet, jika ingin langsung tersambung ke internet Windows bisa langsung diaktifkan, jika ingin tersambung lain waktu bisa pilih Connect to a wireless network later yang dikotak merah.

Pengaturan Tahap Akhir
Ketika muncul tampilan seperti pada gambar diatas, jika tak ingin repot-repot melakukan konfigurasi yang lain-lain lagi, bisa langsung klik pada tombol Use express settings.

Mengisikan Username
Setelah itu muncul tampilan untuk mengisikan username untuk sistem operasi, isikan apa saja sesuai keinginan tetapi tidak boleh sama dengan yang diisikan tadi untuk nama komputer. Jika ingin menggunakan password untuk login Windows bisa langsung diisikan disini.

Sistem Operasi Siap Digunakan
Selesai sudah proses recovery secara tuntas, selanjutnya sistem sudah bisa digunakan secara normal. Driver hardware sudah seluruhnya secara otomatis terinstall bersama dengan proses recovery. Selanjutnya tinggal menambahkan software yang diperlukan saja.



Baterai Silang? Jangan Langsung Beli Baterai Baru, Coba Ini Dulu!


TAKTIKTOP.com - Laptop yang sudah berumur dua sampai tiga tahun biasanya sudah mengalami penurunan kinerja. Sudah mulai terasa lambat, sangat mungkin terjadi error disana-sini dan khusunya baterai, daya tahannya sudah jauh berkurang, tidak seperti saat tahun awal pembelian laptop.

Baterai yang sudah memasuki masa uzur atau kinerjanya sudah dibawah rata-rata biasanya ditunjukkan dengan adanya tanda silang pada icon baterai disertai notifikasi Consider replacing battery. Contoh baterai yang disilang seperti pada gambar diatas.

Kasus baterai silang sebagian besar terjadi di sistem operasi Windows 7. Dimana sebenarnya ini adalah salah satu fitur dari Windows 7 untuk menunjukkan bahwa baterai yang digunakan sudah tidak layak dan sudah saatnya untuk melakukan penggantian baterai.

Tetapi dalam prakteknya ternyata banyak ditemukan kesalahan, tidak jarang baterai yang umurnya masih sangat muda, belum ada setahun, bahkan baru beli dan dipakai beberapa hari sudah muncul tanda silang disertai notifikasi Consider replacing battery pada icon baterainya.

Baterai Silang Pada Windows 10
Pada sistem operasi Windows XP, Windows 8, dan Windows 10 sekalipun kasus baterai silang sangat jarang ditemukan. Kalaupun ada itupun berarti baterai yang digunakan sudah benar-benar perlu diganti. Berbeda dengan kasus baterai silang pada Windows 7 yang banyak menemui kesalahan.

Jika kamu pengguna Windows 7 dan menemukan icon baterai disilang, jangan langsung beli baterai baru, coba dulu langkah-langkah berikut ini. Jika memang baterai masih belum saatnya diganti misal masih bisa bertahan 1 jam lebih, maka tanda silang tersebut akan hilang. Lagi pula harga baterai laptop tidaklah murah, yang original service center bisa mendekati 1 jutaan.

Langkah yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:

1. Full Charge Baterai Laptop
Full Charging
Masuk ke mode desktop normal seperti biasanya, kemudian lakukan pengisian baterai hingga full 100%. Ingat ya, harus benar-benar dicharge sampai full 100% tidak boleh kurang. Sambil menunggu baterai dicharge hingga full, laptop bisa digunakan seperti biasanya.

2. Masuk Safe Mode
Safe Mode Windows 7
Setelah baterai sudah dalam kondisi full charge, dalam kondisi laptop masih dicharge restart sistem kemudian masuk ke safe mode. Ada yang belum tau cara masuk ke safe mode?

Untuk Windows 7 tekan F8 ketika tampilan pertama saat laptop dinyalakan sudah hilang, kemudian pilih safe mode. Untuk masuk safe mode pada Windows 8 dan 8.1 bisa klik disini dan untuk masuk safe mode pada Windows 10 Bisa klik disini.

3. Running Baterai Laptop Hingga Baterai Habis
Setelah masuk pada safe mode dan sudah muncul tampilan seperti pada gambar diatas, cabut kabel charger dari laptop kemudian diamkan saja laptop dalam kondisi seperti itu jangan dioperasikan sama sekali sampai laptop mati sendiri karena baterai habis.

Setelah laptop mati sendiri karena kehabisan baterai, sambungkan kembali charger ke laptop kemudian nyalakan laptop seperti biasa. Setelah masuk ke desktop perhatikan pada icon baterai apakah tanda silangnya hilang atau tidak.

Jika tanda silang hilang berarti operasi sukses. Dan jika tanda silang masih ada, coba ulangi langkah diatas maksimal 3x. Jika sampai tiga kali percobaan dan tanda silangnya masih ada berarti baterai laptop itu memang benar-benar sudah minta diganti. Semoga berhasil :)

Cara Membuat DVD Recovery Windows Original Toshiba


TAKTIKTOP.com - Sistem operasi merupakan suatu bagian yang tidak dapat dipisahkan dari satu perangkat komputer. Komputer tidak akan dapat dioperasikan bila tidak terdapat sistem operasi didalamnya. Begitu juga dengan sistem operasi, tidak akan berguna jika tidak ada perangkat untuk mengoperasikannya.

Sebagian dari seri laptop yang diluncurkan dipasaran sudah ditanamkan sistem operasi original ke dalam hardisknya. Sehingga apabila suatu saat sistem operasi bermasalah, recovery atau sistem operasi cadangan dapat dipanggil kembali untuk memperbaharui sistem.

Itulah keuntungan menggunakan laptop yang sudah terintegrasi dengan sistem operasi original, kapanpun dibutuhkan sistem recovery dapat dipanggil dengan syarat struktur partisi hardisk hardisk belum dirubah apalagi bagian partisi recovery-nya.

Modifikasi partisi pada hardisk yang terintegrasi dengan sistem partisi original sebenarnya tidak masalah, boleh-boleh saja. Asalkan jangan sampai menghapus partisi sistem recovery, jadi yang dimodifikasi adalah partisi utamanya.

Selain dapat dipanggil kapan saja dibutuhkan, sistem recovery dapat juga dibakcup ke dalam bentuk DVD ataupun flash Usb. Apabila sistem recovery sudah dibackup ke media eksternal maka modifikasi total partisi boleh saja dilakukan.

Untuk membuat backup atau recovery Windows original pada laptop Toshiba caranya adalah sebagai berikut:

Recovery Media Creator
Setiap laptop Toshiba yang sudah terintegrasi dengan sistem operasi Windows original, pasti pada desktopnya terdapat aplikasi Recovery Media Creator, baik itu pada Windows 7 maupun Windows 8. Pada gambar diatas adalah yang dikotak merah.

Pada laptop lain pun kurang lebih caranya sama dengan yang akan dijelaskan dibawah, hanya aplikasi yang digunakan untuk membuatnya berbeda sesuai dengan merk laptop masing-masing.

Icon Recovery Media Creator
Aplikasi tersebut adalah yang akan digunakan untuk melakukan backup Windows original ke dalam media ekternal. Buka aplikasi tersebut maka akan muncul jendela seperti pada gambar dibawah.

Toshiba Recovery Media Creator
Pada Media Set atau yang dikotak merah pada bagian atas, dapat dipilih media yang akan digunakan untuk membuat recovery. Pilihan yang tersedia adalah menggunakan Dvd biasa, dvd dual layer, dan Usb flash yang biasanya menggunakan flashdisk.

Pada kotak merah yang dibagian bawah atau pada kolom Information adalah jumlah dvd kosong biasa yang dibutuhkan untuk membuat recovery, jadi harus menyiapkan sejumlah dvd kosong yang diminta.

Begitu juga dengan menggunakan flashdisk, pada kolom Information akan diinformasikan besarnya flashdisk yang dibutuhkan untuk dibuat menjadi recovery media. Besaran flashdisk dan banyak dvd berbeda-beda menyesuaikan dengan seri laptop masing-masing.

Setelah semuanya siap tinggal klik Create saja pada bagian yang ditunjuk tanda panah merah, maka proses pembuatan recovery akan berjalan dengan sendirinya. Jika menggunakan dvd begitu disk yang pertama penuh maka otomatis akan keluar sendiri dan diminta untuk memasukkan dvd kosong selanjutnya. Begitu seterusnya hingga proses selesai.

Sekedar saran, untuk membuat dvd recovery lebih baik menggunakan dvd karena sifatnya permanen, sedangkan flashdisk dapat terhapus secara tidak sengaja atau terinfeksi virus dan hal lain yang dapat menyebabkan file recovery menjadi rusak.

Mengatasi Windows Error Menggunakan System Restore


TAKTIKTOP.com - Tanpa kita sadari, sistem yang kita gunakan sehari-hari makin lama makin lambat. Mungkin karena dipakai setiap hari jadi peningkatan proses kelambatan tidak begitu terasa. Setelah peningkatan proses lambat tersebut terakumulasi barulah sangat terasa. Kok tiba-tiba windowsnya menjadi lambat banget, kok buka ini buka itu gak kebuka-buka. Memang beban sistem makin lama makin bertambah berat. Makin lama jumlah aplikasi yang diinstall pengguna juga pasti makin bertambah. Apalagi ditambah dengan akses internet.

Dengan meningkatnya beban sistem operasi, resiko dan kemungkinan untuk rusak maupun error pun juga bertambah, yang lama kelaman bisa menyebabkan error pada windows. Kemudian kalau sudah error gimana cara memperbaikinya? Tenang, selama itu masalah hanya terletak pada software, solusinya pasti ringan-ringan kok gak pake berat. Salah satu solusi untuk mengatasi windows yang erro adalah dengan menggunakan system restore.

System Restore
Beruntunglah bagi yang tiap hari menggunakan komputer. Apabila komputer tiap hari dipakai, maka pengguna harusnya tau dong kalo ada yang aneh dengan komputer yang dia pakai. Lebih bagus lagi kalo dia bisa mengetahui sejak kapan error pada sistemnya terjadi. Karena apabila permulaan terjadinya error ketahuan, maka kita bisa menggunakan mesin  waktu bawaan sistem operasi Windows. Misalkan permulaan error terjadinya adalah kemaren, maka tinggal diset saja mesin waktunya ke kemaren lusa, maka setting dan kondisi komputer akan dikembalikan pada kemaren lusa, tapi tidak dengan data. Tenang saja Data Tetap Aman Tidak Ada Yang Berubah. Bagi yang ingin mencoba cara ini bisa mengakses Klik Tombol Start - All Programs - Accesories - System Tools - System Restore.
Klik Start - All Programs - Accesories

System Tools
System Restore
Jendela Awal System Restore
Restore Point
Mulai Restorasi
Disana sudah disediakan seluruh restore point yang tersedia. Restore Point adalah tujuan waktu pengembalian sistem yang tersedia. Pilih salah satu sebelum error dimulai kemudian klik Next dan tunggu sampai proses selesai. Sistem akan otomatis reboot ketika proses selesai.

Semoga Bermanfaat!

Penyebab laptop lambat Dan Solusinya


TAKTIKTOP.com - Kasus komputer lambat bisa saja terjadi pada seluruh komputer. baik desktop, laptop bahkan tablet. Tidak pake pandang bulu, merk apapun dan seri apapun, mahal ataupun murah, spek tinggi maupun spek rendah semua bisa saja mengalaminya. 

Problem yang satu ini memang benar-benar menjengkelkan. Mesti pake bolak-balik ke tukang servis laptop pula. Nah, bisa ditanganin sendiri ngapain mesti ke tukang servis sih. Emang bisa saya memperbaiki sendiri? Bisa saja asalkan mau nyoba! Sebenarnya apa sih penyebabnya komputer bisa jadi lambat kayak gitu? Tenang..tenang..Jangan emosi dulu! mendingan diidentifikasi dulu penyebabnya baru kita ambil tindak lanjutnya.

Secara garis besar penyebab laptop lambat bisa digolongkan seperti dibawah berikut:
  1. Sistem Error
    Maksud dari sistem error adalah komponen penyusun sistem operasi atau sering disebut dengan file system hilang atau corrupted.

    La kok bisa hilang atau korup gimana? Padahal saya gak pernah otak-atik sistemnya! File system hilang atau korup bisa terjadi tanpa sebab.

    Sebagai contoh: sewaktu akan restart atau shutdown komputer ada beberapa aplikasi yang masih berjalan sehingga windows terpaksa melakukan penutupan paksa sehingga ada file yang belum tertutup dengan sempurna sehingga menyebabkan crash atau error. Bisa juga karena sistem yang mati mendadak sehingga sistem tidak sempat shutdown langsung mati sendiri, yang demikian juga sering mengakibatkan sistem crash.
  2. Virus
    Virus Oursurfing
    Saya baru beli laptop ini sehari yang lalu lo, masa udah kena virus?

     Pertanyaan seperti itu dapat dianalogikan dengan: Saya baru beli motor ini sehari yang lalu lo, masa ban udah bocor kena paku?

    Ya, kira-kira seperti itu, persoalan terkena virus bukan persoalan berapa lama pemakaian laptop, tapi itu disebabkan sepenuhnya oleh keteledoran pengguna.

    Gimana laptop bisa sampe masuk kedalam laptop? Kan yang memberi akses pasti penggunanya. Virus sangat mungkin bersarang pada flashdisk, apalagi kalo pengguna sering mengakses internet, tanpa disadari bisa menyebabkan komputer menjadi pusat budi daya virus.
  3. Memory Yang Kecil
    Ram 512 MB

    Meskipun sistem operasi dalam kondisi normal dan bersih dari virus, komputer tetap akan berjalan lambat apabila memory atau ram yang terinstall tidak berbanding lurus dengan jumlah dan aplikasi yang terinstall pada sistem.

    Katakanlah komputer tersebut akan digunakan untuk main game yang lumayan berat, sedangkan ram yang dipasang misalkan hanya 1 GB, tentu saja kinerja komputer menjadi sangat lambat.

    Beruntung game tersebut masih bisa diinstall di komputer itu,  game-game keluaran baru biasanya melakukan pengecekan spesifikasi komputer lebih dulu sebelum menjalankan proses instalasi.

    Apabila spesifikasi komputer tidak memenuhi syarat untuk menginstall game tersebut maka langsung ditolak, dan instalasi tidak akan bisa dilanjutkan.Sebagai perbandingan saja, untuk kegiatan harian seperti: office dan online menggunakan ram 2 Gb sudah sangat cukup.
  4. Kerusakan Hardware
    Hardisk Bad Sector
    Kerusakan hardware yang mempunya andil paling besar dalam menyumbang lemotnya sembuah komputer adalah hardisk.

    Karena hardisk merupakan media penyimpanan data internal, baik data pribadi pengguna maupun data sistem.

    Lokasi instalasi sistem operasi juga pasti berada di hardisk. Ketika hardisk sudah rusak, mau diinstall ulang windowsnya berapa kalipun tetap aja gak ngefek. Meskipun berhasil diinstall ulang, kalo hardisk udah bad sector tetap aja ntar dalam waktu singkat pasti komputernya udah balik lemot lagi.

    Bad sector pada hardisk ini digolongkan menjadi 2 macam, yaitu: parah (hard) dan jinak (soft). Hardisk apabila sudah dalam kondisi bad sector parah, seperti pada gambar diatas, maka solusi satu-satunya ya cuman diganti dengan hardisk yang baru. Kalau masih dalam kondisi yang tidak terlalu parah masih bisa diperbaiki. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Bad Sector bisa dibaca disini.
Nah, poin-poin diatas adalah penyebab utama komputer menjadi lambat. Sekarang kita bahas solusi untuk menyembuhkan komputer apabila hal-hal diatas sudah terjadi. Berikut solusinya:
System Restore
  • Apabila dikarenakan oleh sistem error atau windows crash, maka langkah pertama yang bisa dicoba adalah menjalankan system restore untuk mengembalikan setting dan kondisi laptop ke  waktu sebelum error itu terjadi. Caranya masuk ke sistem restore: klik Start - Accesories - System Tools - System Restore kemudian tinggal pilih saja waktu sebelum error itu terjadi, dan tunggu prosesnya hingga selesai.
  • Apabila windows terinfeksi virus, maka sudah terlambat untuk menginstall antivirus maupun melakukan scan menyeluruh pada sistem. Karena sistem yang sudah terinfeksi maka dia akan menginfeksi seluruh program yang terinstall termasuk anti virus itu sendiri. Langkah yang bisa dilakukan adalah melepas hardisk kemudian discan dikomputer lain, tapi ingat Jangan membuka file maupun folder pada hardisk yang akan discan, karena dapat menyebabkan komputer yang akan dipakai buat scan juga ikutan terinfeksi.
  • Sebenarnya cara yang paling ampuh untuk mengatasi system error dan membersihkan virus adalah dengan melakukan install ulang sistem. Bagi yang belum pernah mencoba seakan install ulang adalah sesuatu yang wow, padahal sangat mudah sekali. Dari pada bolak-balik ke tukang servis pake biaya kan mendingan diinstall ulang sendiri. Cepet, gampang dan gak ribet.
  • Kalo lambatnya sistem dikarenakan hardisk bad sector, wahh ini emang agak berat alias mesti ngerogoh duit. Karena hardisk yang udah bad sector bisa dikatakan hampir tidak bisa diperbaiki, dan mengharuskan untuk melakukan penggantian. Kalopun banyak yang ada yang bilang bisa memperbaiki bad sector dengan software ini dan itu, biasanya cuman bisa memperbaikin bad sector yang masih lunak, kalo udah parah belum ada yang mampu memperbaiki.
  • Begitu juga dengan lambatnya sistem karena memori terlaku kecil, solusinya ya cuman satu, ramnya harus ditambah.

    Semoga artikel ini bermanfaat :)

Mempercepat Startup Sistem Operasi Windows 7 dan 8 Dengan Mudah


TAKTIKTOP.com - Sobat pasti pernah ngerasa kesel banget gara-gara loading masuk ke sistem operasi lama banget. Muter-muter gak ada kelarnya. Kalopun udah berhasil masuk ke desktop, kok gak ada yang bisa diklik? Cursor mouse-nya kok masih muter-muter loading melulu? Nah itu berarti ada something wrong dalam system startup sobat. Startup adalah proses dimana sistem operasi mulai menjalankan program yang dibutuhkan sehingga sistem operasi mulai dapat dijalankan dengan normal. 

Kalo startup sobat muter-muter gak ada kelarnya bisa jadi program yang dimuat oleh sistem operasi terlalu banyak, sehingga membutuhkan waktu yang lama hingga sistem dapat dijalankan dengan normal, untuk mengatasi hal tersebut bisa dicoba langkah dibawah ini:


  • Tekan tombol Windows + R untuk membuka jendela Run, kemudian ketikkan msconfig dan tekan enter.
  • Pada Tab General, pilih Selective Startup
  • Setelah itu klik pada tab Startup, nah disana sobat bisa menukan seluruh program yang dimuat pada saat startup. Untuk mempercepat startup, buang program yang tidak perlu dengan cara dihilangkan tanda centangnya.
  • Jangan sampe salah menontaktifkan startup, pastikan yang centangnya dihilangkan adalah program atau aplikasi tambahan. Jangan sampe menonaktifkan driver atau komponen sistem operasi. 
  • Setelah semua fix, klik ok kemudian reboot komputer sobat dan rasakan bedanya. 

Semoga Bermanfaat!

Mematikan Fitur User Account Control di Windows 7 dan Windows8


TAKTIKTOP.com - Pernahkah sobat menemukan jendela seperti diatas? Sering banget sendiri khususnya kalo kita mau merubah setting windows, menginstall software ataupun menguninstall software. Itulah yang dinamakan dengan User Account Control. Maksud diadakan fitur tersebut sebenarnya bagus, untuk melindungi sistem dari adanya perubahan atau perombakan pada sistem. Tapi karena jendela tersebut sering muncul, maka fitur ini malah berbalik menjadi sesuatu yang mengganggu pada sebagian besar pengguna sistem operasi Windows.

Untuk mematikan fitur ini sangat gampang banget, langsung menuju ke bawah ya:





  • Pada Windows 7: Klik Start Menu kemudian masuk ke Control Panel.
  • Pada Windows 8: Geser Cursor ke pojok kanan atas, kemudian pilih Setting dan masuk ke Control Panel.


  • Setelah masuk Control Panel, pilih menu  System and Security.

  • Setelah masuk pada menu System and Security pada menu Action Center paling atas, pilih opsi Change User Account Control, seperti pada gambar yang dikotak merah. Kalau muncul jendela peringatan baru pilih aja Yes.

  • Nah untuk mematikan fitur ini, Notification Meter yang ada dikotak merah digeser sampe mentok ke bawah. Jangan lupa setelah itu tekan tombol OK. Kalau ada jendela peringatan yg muncul pilih aja YES! Setelah itu Restart  komputer sobat.
Nah selesai! Sekarang sobat gak akan terganggu lagi dengan munculnya jendela peringatan yang dikit-dikit muncul, dikit-dikit harus klik yes! Untuk menghidupkan kembali fitur User Account Control ini, cukup geser keatas notification meter yang tadi sudah digeser sampai mentok kebawah.

Semoga Bermanfaat!

Mematikan Fitur Autoplay Pada Windows 7 dan Windows8



TAKTIKTOP.com - Ketika nancepin flashdisk ke komputer , pasti ada jendela baru yang muncul seperti pada gambar diatas, nah itu lah yang dinamakan dengan autoplay, yaitu fitur yang berjalan otomatis ketika ada external storage disambung ke komputer, untuk menampilan beberapa opsi yang akan dilakukan terhadap media penyimpanan tersebut,

Sebenarnya fitur tersebut bermanfaat karena apa yang akan kita lakukan pada flashdisk tersebut biasanya muncul pada opsi, tinggal diklik saja. Tapi banyak juga yang tidak suka dengan fitur ini, karena dianggap mengganggu, juga ada beberapa virus yang dalam penyebarannya memanfaatkan fitur autoplay ini. Nah, bagi yang tidak suka dengan fitur autplay ini dapat dimatikan dengan cara:




  • Pada Windows: 7 klik Start Menu, kemudian klik Control Panel.
  • Pada Windows 8: Geser cursor mouse ke pojok kanan atas, pilih setting, kemudian pilih Control panel.


  • Setelah itu masuk pada Control Panel, pilih menu  Hardware and Sound.

  • Nah kemudian masuk pada menu autoplay.
  • Setelah masuk ke menu Autoplay, hilangkan tanda centang pada Use Autoplay for All Media and Devices, pada bagian atas menu autoplay.  Jangan lupa setelah itu klik save. 
  • Selesai!
Nah gampang kan buat matiin fitur autoplay! Kalau mau menghidupkan fitur auto play tinggal dikasih centang lagi aja pada Use Autoplay or All Media and Devices kemudian klik save.

Semoga Bermanfaat!